Skenario Baru : Action!

Its been 11 months! gak kerasa udah sekian bulan “nyampah” sejak terakhir berstatus bangsawan, aih bangsa karyawan maksudnya. Masih kerasa gimana galaunya, maju mundur buat resign, berdoa minta keajaiban supaya suami ditugasin balik ke Jakarta. Tapi memang Allah udah punya skenario yang terbaik buat kita, jadilah di Oktober 2013 aku efektif resign, menjalani peran baru as a full time wife (biasanya kan ketemu juga weekend doang hehe).

Resign kali itu memang berkesan, karena meninggalkan perusahaan tempat aku mulai karir dari pertama hingga 5 tahun berikutnya, karena meninggalkan kerjaan yang “akooh bingiit”, karena ditengah peluang karir yang #terpampangnyata, karena pisahan sama team yang udah kaya keluarga kedua. Banyak deh karena dan karena lainnya. Yah tapi, seperti yang aku bilang ke teman-teman kantor terdahulu, lebih baik resign daripada dipecat jadi menantu ;p

Hehehe kalimat terakhir itu “sumpah, cuma becanda!”, mertuaku baik dan welas asih kok 🙂 *disclaimer* Cuma aku tuh ngerasa ciyaaan sama suami tercinta yang harus merantau di tanah sulawesi sendirian. Buat aku sih, apalah artinya menikah kalau harus terpisah lebih dari seminggu, dan gak tau sampai kapan huhuhu kalo gatel sih bisa digaruk, kalo kangen kan gak bisa *lalu mual ^3^

So, menjawab kepindahan kali ini, aku dengan ikhlas ridho lahir batin #hijrahdemicinta ke Manado nemenin suami. Lalu memulai langkah baru sebagai pengangguran banyak acara dan banyak mau. Aku sih gak masalah jadi Ibu Rumah Tangga, nah ini anak aja belum punya berarti jadi Istri Rumah Tangga dong hehehe.

Kadang sempat tersedu miris di pojokan, favorit aku mungkin pojokan tempat cuci piring, melihat air yang terbuang hilang, sama seperti eksistensi dan jati diri yang perlahan hilang seiring hari-hari yang aku jalani tanpa berkarya nyata membangun Indonesia tercinta. Oke, terlalu berlebihan banget yah hehehe, tapi memang membangun eksistensi diri itu jadi dilema terberat aku sebagai Istri Rumah Tangga.

Dari daily to do list saya meeting sana sini, project sana sini, email sana sini, gosip sana sini *ups!* jadi bersih-bersih sana sini, masak sana sini, nonton film sana sini dan domestic labour lainnya. Dan yang bikin aku terkaget-kaget, ternyata ngurus rumah ituuuuh lebih cuape daripada kerja kantoran! hahahaha, kenapa ya? pokonya semenjak tau fakta ini, aku semakin takjub sama perempuan-perempuan kece yang berprofesi jadi Ibu Rumah Tangga. Hail to IRT!

Oke! Biar gak stress liat dunia yang terus berputar, hari yang terus berganti, tapi tugas di rumah yang gitu-gitu aja. For 1 year, i give my self time to do everything i like, learn everything i want, ehm tentunya sekaligus program hamil ^-^

Wah ternyata memang aku banyak mau hehe, dari sekian banyak akhirnya aku pilih-pilih lagi, So, this is my list….

1. Bisa lancar berenang (almost there)
2. Bisa masak (Done)
3. Bisa make up-in orang lain (Done)
4. Bisa jait (still learning)
5. Punya blog (Done)
6. Jadi freelancer copy writer (Done)
7. Bisa bahasa arab (Rrr.. havent start yet)
8. Punya bisnis online (sort of)
9. Punya bisnis offline (On progress)

Jadi, blog ini termasuk check list yang tertunda setelah bertahun-tahun (Checked!). Buat aku sih langkah ini ampuh mandraguna to boost my confidence, jadi makin semangat, fokus, dan stop”nyampah” tanpa tujuan hahaha. Cheers!

Advertisements